Warnet KITA

Forum Diskusi Buat KITA-KITA
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Latest topics
» Free SEO Tools
Mon Feb 13, 2012 2:36 am by dsimie

» Pensiun Hari Paling Menyedihkan Bagi Maldini
Fri Apr 03, 2009 8:48 pm by silitonga

» Adriano Menggantung Nasibnya di Inter
Fri Apr 03, 2009 8:47 pm by silitonga

» Chivu Mungkin Kembali ke Roma
Fri Apr 03, 2009 8:46 pm by silitonga

» Adriano Kembali Terlambat Pulang
Fri Apr 03, 2009 8:46 pm by silitonga

» Kunjungan MU ke INDONESIA dalam rangkaian Tour The Asia
Fri Apr 03, 2009 8:43 pm by silitonga

» Resep Kue - Roti Hamburger
Fri Apr 03, 2009 8:40 pm by silitonga

» Es Krim - Es Krim Kelapa Muda
Fri Apr 03, 2009 8:39 pm by silitonga

» shabu_shabu
Fri Apr 03, 2009 8:38 pm by silitonga

July 2018
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
CalendarCalendar
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Mandi Malam --> Rematik / Paru2 Basah: Mitos / Fakta?

Go down 
PengirimMessage
Pangeran Aryos
Admin
avatar

Male Jumlah posting : 36
Age : 30
Lokasi : Server KITA
Registration date : 20.08.08

PostSubyek: Mandi Malam --> Rematik / Paru2 Basah: Mitos / Fakta?   Tue Aug 26, 2008 12:27 am

Pertanyaan:

Quote:
Kalo g boleh tnya2 ni ya .. g kan sering ke warnet trus plgnya mlm gt , nah abis itu g mandi anggep aja berarti jem 12an lah y , itU tuH ngga boLeh ya ? g jadi taKud nie , soalnay aDa yang biLang temen g kaLo mandi mLm2 naNti bisa jadi ada penyakit . .
kaLo mnuRut kaLian gmn ??

Jawab:

banyak yg bilang kalo mandi malem menyebabkan rematik namun sebenernya itu cuma mitos aja. sebenrnya kalo kt uda kena rematik terlebih dahulu, terkadang akan menyebabkan nyeri kalo kita mandi malam"

berikut informasi tentang rematik dan hubungannya dengan mandi malam"

Rematik Menyerang Segala Usia



Rematik (Rheumatoid Arthitis / RA) dapat menimpa siapa saja tidak memandang usia, termasuk balita. Rematik merupakan penyakit sendi dan tulang yang menyebabkan rasa kaku, nyeri, pembengkakan pada sendi sehingga pergerakkan menjadi terbatas, atau bahkan tidak dapat digerakkan sama sekali. Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera periksakan diri Anda ke dokter. Jika tidak, anggota tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal. Persendian akan benjol-benjol, tidak dapat digerakkan, sampai tidak dapat berjalan.

Terdapat ratusan jenis rematik, beberapa di antaranya osteoarthritis (OA), rheumathoid arthritis (RA), arthritis gout (pirai), dan perkapuran.

Osteoarthitis merupakan penyakit sendi degeneratif, yaitu penyakit yang mengakibatkan kerusakan tulang sendi. Osteoarthitis memiliki perkembangan yang sangat lambat. Biasanya sendi yang terkena adalah sendi tangan, sendi kaki, sendi-sendi besar yang menanggung berat badan tubuh (seperti sendi tulang belakang, sendi lutut, sendi panggul). Penyakit ini biasanya terjadi karena faktor usia, dan mayoritas penderitanya adalah wanita berusia di atas 50 tahun. Disebabkan pula karena faktor keturunan (genetic), kegemukan, cedera akibat olahraga atau beraktivitas. Namun penyebab secara spesifik belum diketahui. Osteoarthitis memiliki gejala nyeri sendi yang khas. Rasa nyeri akan semakin bertambah seiring dengan saat menopang badan saat beraktivitas atau melakukan gerakan, dan membaik jika diistirahatkan. Sendi yang kaku dapat timbul setelah beristirahat dalam waktu yang lama. Misalnya saja terlalu lama duduk di kursi, atau setelah bangun tidur. Bahkan disertai dengan suara gemeretak atau kemretek pada sendi yang sakit. Dan juga salah satu sendi secara perlahan membesar (umumnya bagian lutut dan tangan).

Rheumathoid arthritis merupakan penyakit otoimun. Bila terkena rheumathoid arthritis, secara simetris persendian akan mengalami peradangan, sehingga terjadi pembengkakan, nyeri, dan seringkali menyebabkan kerusakan pada bagian dalam sendi. Rheumathoid arthritis ini dapat muncul pada berbagai usia, bahkan sedini balita. Penyebab rheumathoid arthritisbelum diketahiu cesara pasti. Beberapa gejalanya, kaku pada persendian dan sekitarnya pada pagi hari, dan berlangsung selama lebih dari 1 jam. Pembengkakan terjadi pada 3 sendi secara bersamaan, contohnya saja sendi-sendi jari tangan, sendi kaki, pergelangan tangan dan kaki, siku, pinggul, bahkan lutut. Peradangan juga dapat terjadi pada kedua belah sisi, disertai dengan timbulnya benjolan di bawah kulit. Dapat juga terjadi perubahan bentuk sendi (yang dikenal dengan deformitas) sebagai akibat kerusakan rawan sendi dan erosi tulang di sekitar sendi. Gejala ini disertai demam, lemah, dan berkurangnya nafsu makan. Rheumathoid arthritis kerap menyerang anak-anak, mulai dari usia 3 tahunan. Penyebabnya adalah gangguan makan di pencernaan.

Arthritis pirai sejenis asam urat, dan hanya jenis ini yang termasuk dalam kategori rematik. (karena umumnya asam urat dianggap sebagai rematik). Arthritis pirai disebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah. Arthritis pirai sering ditandai dengan serangan nyeri sendi berulang-ulang dan secara tiba-tiba. Peradangan sendi nya bersifat menahun (kronis) dan sendi dapat bengkok akibat dari serangan yang terjadi berulang kali. Lokasi sendi yang terkena adalah pangkal ibu jari kaki, pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan. Atau jari tangan.

Saat rematik menyerang, rasa nyerinya menyebabkan Anda tidak dapat beraktivitas. Namun banyak orang menganggap remeh dan membeli obat secara sembarangan. Mereka baru akan ke dokter ketika rasa nyeri tidak tertahankan, atau telah terjadi perubahan bentuk pada sendi. Obat yang dijual bebas hanya merupakan sebagian kecil penanggulangan rematik. Penggunaan obat tanpa pengawasan dari dokter dapat memiliki beberapa efek samping, seperti gangguan pencernaan (mual, muntah, nyeri lambung, diare, sakit kepala, ruam pada kulit, kerusakan hati).

Penderita harus beristirahat, proteksi sendi, fisioterapi, menjalani pembedahan, dan psikoterapi, menjaga berat badan agar selalu ideal, olahraga (jalan kaki, berenang, dll). Hindari olahraga yang terlalu membebani lutut, seperti bulutangkis, tennis, bela diri, basket, dll.

Air dingin atau suhu dingin akan menyebabkan kapsul sendi mengerut. Oleh karena itu, mandi malam, uadara dingin, terlalu sering mandi, dan berada di ruangan ber-AC, akan menambah rasa nyeri pada penderita rematik. Mandilah dengan menggunakan air hangat sehingga rasa nyeri dapat diredam.

Anggapan bahwa rematik disebabkan oleh asam urat adalah tidak sepenuhnya benar, karena hanya arthritis gout (pirai) yang disebabkan okleh kenaikan kadar asam urat dalam darah. Sedangkan rematik lainnya tidak. Selain itu tidak semua rematik berkaitan dengan makanan (dalam hal ini, jeroan) yang dikonsumsi si penderita. Hanya arthritis gout yang berkaitan dengan jeroan.

--------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan:


Quote:
ini yg jadi pertanyaan gw juga ? ada yg bisa kasi pencerahan ? trus kalo mandi nya pake air anget gimana ? gw sih asumsi di bilang jgn mandi malem2 karna airnya dingin bgt, yg benernya gimana ya ?

Jawab:

saya juga setuju soal ini, yah mungkin kalau mandi yah normalnya jgn malem" menjelang subuh. mungkin yg dimaksud TS kalo malem2 mandi bsia sakit, seperti: kalo kita mandi malem2 dengan air dingin, rawan flu ato penyakit-penyakit yang umum timbuL. namun kalau mandi dengan air hangat bisa meminimalisasi kemungkinan kita sakid ^^

------------------------------

Pertanyaan:


Quote:
gw sih sering..

tapi kt orang jgn kesringan..

tar rematik n bisa paru2 basah...

bner gk sih ?

Jawab:

mengenai hubungan mandi malam ama paru2 basah kyna hampir nda ada hubungannya yah. paru2 basah, cairan dalam paru2 muncul karena infeksi, seperti infeksi TBC (TB paru)

berikut ada artikel untuk memperjelas apa sih itu paru2 basah dan hubungannya dg mandi malam:

paru paru basah

Paru-paru basah merupakan istilah di masyarakat yang sering digunakan dokter/petugas medis untuk menunjukkan kelainan pada rongga paru-paru yang terisi cairan paru-paru. Proses yang sebenarnya terjadi adalah proses peradangan. Kenapa disebut basah, karena memang paru-paru terisi cairan radang.

Penyebab cairan tersebut bisa macam-macam, misalnya :
1.Infeksi (TB paru, pneumonia, dll)
2.Tumor paru (baik yang asalnya dari paru-paru maupun proses penjalaran dari tumor di tempat lain)
3.Trauma (misal hantaman benda tumpul di rongga dada, dll)

Peradangan pleura di Indonesia paling sering disebabkanpenyakit TBC. Radang di dalam paru-paru ini akan menembus pleura yang lalu menimbulkan cairan. Selain TBC, cairan bias muncul bila paru-paru terkena bronkhitis, tumor, bahkan masalah di luar paru-paru, seperti demam berdarah, kekurangan albumin, dan lain-lain. Cairan muncul karena peradangan paru-paru mengganggu permeabilitas (keadaan zat yang memungkinkan lewatnya zat lain) pembuluh darah dan saluran getah bening di daerah tersebut sehingga cairan merembes masuk. “Perlu diingat, cairan tersebut bukan merupakan lendir dari saluran napas atas yang turun ke bawah, tetapi muncul karena peradangan, ”katanya. Tingkat bahaya penyakit ini tergantung pada penyakit dasarnya. Bila disebabkan tumor atau kanker, maka sangat berbahaya. Sedangkan bila karena TBC, infeksi nonspesifik, kekurangan albumin, atau kuman demam berdarah, biasanya tidakterlalu serius

Masyarakat biasanya mengaitkan hal tersebut dengan kebiasaan mandi malam hari, tidur di tempat dingin, berkendaraan motor di malam hari atau dihubungkan dengan kipas angin. Sebetulnya tidak ada kaitan secara langsung.
Kalau paru-paru basah karena posisi infeksi misalnya, penderita harus terpapar terlebih dahulu dengan bakteri/virus yang berkembang di tempat yang menyebabkan penyakit tersebut.
Mengenai menular tidaknya kelainan tersebut, tergantung penyebabnya. Sebagian besar proses infeksi pada paru-paru bisa menular melalui udara, apalagi TBC. Yang paling populer dan diketahui masyarakat biasanya paru-paru basah hanya dimaksudkan untuk penyakit TB paru.
Penyakit TBC atau tuberkulosis merupakan penyakit paru-paru yang sering menyerang anak-anak usia bawah lima tahun (balita), orang dewasa dan tergolong mudah menular. Penyebab bakteri Mikobakterium tuberkulosa, yang berbentuk batang dan tahan asam sehingga sering dikenal sebagai bakteri tahan asam (BTA). Bakteri ini merupakan bakteri yang kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya.
TBC biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lain, seperti kelenjar getah bening, selaput otak, tulang, dan lain-lain.
Masa inkubasi (berjangkit) kuman TBC di mulai sejak ia masuk kedalam tubuh sampai memperlihatkan gejala, kira-kira 2 – 10 miggu. Penularan ini dapat melalui pernapasan, percikan ludah dan dahak penderita saat batuk, bersin atau bicara.
Adapun gejala klinis penyakit TB Paru di bagi menjadi dua, yaitu gejala salura napas (respiratorik) dan gejala tubuh secara luas (sistemik).
Gejala saluran napas (respiratorik), antara lain :
1.Batuk disertai dahak selama 3 minggu atau lebih.
2.Kadang dahak keluar bercampur darah.
3.Sesak napas dan nyeri dada.
Gejala tubuh secara luas (sistemik), antara lain :
1.Nafsu makan berkurang.
2.Berat badan menurun atau menjadi kurus.
3.Demam lebih dari 1 (satu) bulan.
4.Berkeringat di malam hari, meskipun tidak melakukan kegiatan.

Untuk mencegah agar tidak terjangkit lagi, kita juga harus mengetahui mata rantai penularannya. Jika seorang penderita TBC berbicara, meludah, batuk atau bersin, maka kuman TBC yang berada di dalam paru-paru akan menyebar ke udara. Bakteri TBC tersebut dapat dihirup oleh orang lain yang berada di sekitarnya.
Pasti banyak di antara kita yang memiliki ruang santai dengan karpet yang menghampar sehingga kita sering tertidur dengan hanya beralaskan karpet bahkan tidur di lantai. Bahkan banyak juga yang masih menggunakan kasur langsung beralaskan lantai. Sebaiknya bagi yang memiliki kebiasaan tidur seperti di atas harus mulai waspada jika merasakan gejala sering sesak napas, batuk-batuk berdahak, dan nyeri dada. Bisa jadi gejala itu adalah tanda-tanda paru-paru basah.Bagi yang belum mengalami gejala di atas, sebaiknya ganti cara istirahat tidurnya. “Sebaiknya gunakan ranjang yang agak tinggi karena ranjang yang tinggi akan menghindarkan dari menghirup uap air yang berasal dari lantai. Namun bagi yang sudah merasakan gejala di atas, berhati-hatilah dan segera periksa ke dokter. Biasanya seseorang yang dinyatakan menderita paru-paru basah akan menjalani terapi hingga 6 bulan. Bila benar dinyatakan menderita paru-paru basah, atau merasa mengalami gejala sesak napas, batuk dan sebagainya,
Cara menyembuhkan TBC adalah minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter, sampai dinyatakan sembuh dengan serangkaian pemeriksaan ulang. Memang terkadang terasa berat minum obat tersebut karena memakan waktu berbulan-bulan.
Sedang cara pencegahannya dengan menjalankan pola hidup sehat, antara lain : makan bergizi seimbang, mejaga kebugaran tubuh, istirahat cukup dan jangan tidur larut malam, jangan merokok (pasif atau aktif) dan membuka jendela rumah pagi sampai sore hari. Adapun Prof. dr Hembing menyarankan dengan cara herbal untuk pengobatan. Misalnya, daun Pegagan dan daun Sambiloto. Herbal ini terbukti mampu membantu penyembuhan paru-paru basah. Biasanya pengaruh yang dirasakan pertama adalah hilangnya rasa sesak napas dan nyeri pada dada.
Penerapan personal hygiene (kebersihan individual) juga memegang peranan penting, seperti bila batuk harus menutup mulut agar keluarga dan orang sekitar tidak tertular, jangan meludah di sembarang tempat, dan lain-lain.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://warnet-kita.co.cc
 
Mandi Malam --> Rematik / Paru2 Basah: Mitos / Fakta?
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Fakta Mengerikan Tentang bumi
» fakta tentang ayah
» MITOS DI MASYARAKAT
» Tips Berkendara Saat Malam Hari
» yang kadang males mandi, sini deh :3

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Warnet KITA :: Community :: Health Centre-
Navigasi: