Warnet KITA

Forum Diskusi Buat KITA-KITA
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  
Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Latest topics
» Free SEO Tools
Mon Feb 13, 2012 2:36 am by dsimie

» Pensiun Hari Paling Menyedihkan Bagi Maldini
Fri Apr 03, 2009 8:48 pm by silitonga

» Adriano Menggantung Nasibnya di Inter
Fri Apr 03, 2009 8:47 pm by silitonga

» Chivu Mungkin Kembali ke Roma
Fri Apr 03, 2009 8:46 pm by silitonga

» Adriano Kembali Terlambat Pulang
Fri Apr 03, 2009 8:46 pm by silitonga

» Kunjungan MU ke INDONESIA dalam rangkaian Tour The Asia
Fri Apr 03, 2009 8:43 pm by silitonga

» Resep Kue - Roti Hamburger
Fri Apr 03, 2009 8:40 pm by silitonga

» Es Krim - Es Krim Kelapa Muda
Fri Apr 03, 2009 8:39 pm by silitonga

» shabu_shabu
Fri Apr 03, 2009 8:38 pm by silitonga

November 2018
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
CalendarCalendar
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Insomnia & Terapi untuk Mengatasinya

Go down 
PengirimMessage
Pangeran Aryos
Admin
avatar

Male Jumlah posting : 36
Age : 30
Lokasi : Server KITA
Registration date : 20.08.08

PostSubyek: Insomnia & Terapi untuk Mengatasinya   Thu Sep 04, 2008 9:37 am

Insomnia

DEFINISI

Insomnia adalah kesulitan untuk tidur atau kesulitan untuk tetap tertidur, atau gangguan tidur yang membuat penderita merasa belum cukup tidur pada saat terbangun.

Insomnia dikelompokkan menjadi:

* Insomnia primer, yaitu insomnia menahun dengan sedikit atau sama sekali tidak berhubungan dengan berbagai stres maupun kejadian
* Insomnia sekunder, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh nyeri, kecemasan, obat, depresi atau stres yang hebat.

Ada Tiga macam Insomnia:

* Transient insomnia - kesulitan tidur hanya beberapa malam
* Insomnia jangka pendek- dua atau empat minggu mengalami kesulitan tidur

Kedua jenis insomnia ini biasanya menyerang orang yang sedang mengalami stress, berada di lingkungan yang ribut-ramai, berada di lingkungan yang mengalami perubahan temperatur ekstrim, masalah dengan jadwal tidur-bangun seperti yang terjadi saat jetlag, efek samping pengobatan

* Insomnia kronis- kesulitan tidur yang dialami hampir setiap malam selama sebulan atau lebih

Salah satu penyebab chronic insomnia yang paling umum adalah depresi. Penyebab lainnya bisa berupa arthritis, gangguan ginjal, gagal jantung, sleep apnea, sindrom restless legs, Parkinson, dan hyperthyroidism. Namun demikian, insomnia kronis bisa juga disebabkan oleh faktor perilaku, termasuk penyalahgunaan caffein, alcohol, dan substansi lain, siklus tidur/bangun yang disebabkan oleh kerja lembur dan kegiatan malam hari lainnya, dan stres kronis.

PENYEBAB

Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional,kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.

Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut; dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.

Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Pola terbangun pada dini hari lebih sering ditemukan pada usia lanjut.Beberapa orang tertidur secara normal tetapi terbangun beberapa jam kemudian dan sulit untuk tertidur kembali.Kadang mereka tidur dalam keadaan gelisah dan merasa belum puas tidur.Terbangun pada dini hari, pada usia berapapun, merupakan pertanda dari depresi.

Orang yang pola tidurnya terganggu dapat mengalami irama tidur yang terbalik, mereka tertidur bukan pada waktunya tidur dan bangun pada saatnya tidur.

Selain itu, perilaku di bawah ini juga dapat menyebabkan insomnia pada beberapa orang:

* higienitas tidur yang kurang secara umum (cuci muka, dll?)
* kekhawatiran tidak dapat tidur
* mengkonsumsi caffein secara berlebihan
* minum alkohol sebelum tidur
* merokok sebelum tidur
* tidur siang/sore yang berlebihan
* jadwal tidur/bangun yang tidak teratur

GEJALA

Penderita mengalami kesulitan untuk tertidur atau sering terjaga di malam hari dan sepanjang hari merasakan kelelahan.

Insomnia bisa dialami dengan berbagai cara:

* sulit untuk tidur
* tidak ada masalah untuk tidur namun mengalami kesulitan untuk tetap tidur (sering bangun)
* bangun terlalu awal

Kesulitan tidur hanyalah satu dari beberapa gejala insomnia. Gejala yang dialami waktu siang hari adalah:

* Mengantuk
* Resah
* Sulit berkonsentrasi
* Sulit mengingat
* Gampang tersinggung

-------------------------------------------------------------------------

Terapi Obat & Terapi Non Obat utk Insomnia

Prinsip penanganan gangguan tidur selain menjelaskan, memastikan dan memberikan saran juga mengoptimalkan.pola tidur yang sehat Terapi insomnia dapat dilakukan dengan menggunakan obat ataupun tanpa obat. Terapi tersebut dapat berupa :

1. Farmakoterapi

Ř Obat-obatan hipnotik sedatif

Tujuan pengobatan dengan obat-obatan hipnotik bukan hanya untuk meningkatkan kualitas dan durasi tidur, tapi juga untuk meningkatkan derajat kewaspadaan pada siang harinya dan untuk menghilangkan hyperarousal state. Sayangnya, banyak dosis obat hipnotik yang dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas tidur pada malam hari juga menyebabkan sedasi pada siang harinya. Untuk menghindari komplikasi ini, short acting benzodiazepine dapat digunakan. Obat hipnotik long acting bisa mengganggu kualitas psikomotorik yang bisa menyebabkan kecelakaan yang berhubungan dengan kendaraan bermotor Terapi dengan obat-obatan hipnotik sedatif harus dimulai dengan dosis kecil dan untuk maintenancenya menggunakan dosis efektif yang terkecil. Efek toleransi terjadi pada penggunaan kebanyakan obat hipnotik, karena itu penggunaan obat ini tidak boleh lebih dari 1 bulan. . Rebound insomnia bisa terjadi jika penghentian obat dilakukan secara mendadak. Untuk menghindari efek ini, digunakan obat dengan dosis kecil dan tappering off.

Obat Resep Golongan Hipnotik-Sedatif
Contoh: Benzodiazepin (Diazepam, Lorazepam, Triazolam, Klordiazepoksid)
Efek samping:
* Inkoordinsi motorik, gangguan fungsi mental dan psikomotor, gangguan koordinasi berpikir, mulut kering, dsb


2. Herbal. Bahan-bahan seperti valerian (untuk relaksasi otot), melatonin untuk gangguan irama sirkadian seperti jet lag. Melatonin menurunkan fase tidur laten, meningkatkan efisiensi tidur, dan meningkatkan persentasi tidur REM , chamomile, dan kava kava (untuk mengurangi kecemasan) banyak dipakai untuk terapi insomnia.

3. Psikoterapi. Pencegahan kejadian “tidak bisa tidur” sangat tergantung dari kemampuan pasien untuk santai dan belajar bagaiman cara-cara tidur yang benar. Terapi perilaku bisa menyembuhkan insomnia kronik dan terapi ini efektif untuk segala usia, terutama pada pasien usia tua.

4. Terapi cahaya. Prinsip terapi ini adalah bahwa cahaya terang dapat mengurangi rasa mengantuk dan kegelapan bisa menyebabkan mengantuk.

-----------------------------------------------------------------------

Penting: Mengatur Tidur Sehat utk Mengatasi Insomnia

Bagi penderita insomnia kronis, Zammit menganjurkan agar dilakukan terapi perilaku, di antaranya tidur yang sehat, terapi kontrol stimulus, terapi pembatasan tidur, terapi relaksasi, dan terapi lainnya, seperti terapi cahaya yang bisa sangat membantu seseorang untuk tidur.

Tidur sehat yang dimaksud Zammit adalah membangun kebiasaan tidur yang baik. Caranya, pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pagi pada jam yang sama pula, apa pun dan bagaimanapun kondisinya. Hal lain, hindari tidur pada siang hari, tidak mengonsumsi kafein dan nikotin, serta menghindari alkohol.

Bangun suasana yang membantu untuk tidur yang nyenyak. Misalnya, lampu tidak terlalu terang, tidak ada bunyi berisik, dan temperatur ruangan dibuat nyaman.

disarankan juga untuk menghindari pindah tempat tidur

-------------------------------------------------------------------------

Terapi GIZI utk Mengatasi Insomnia

Diperlukan asupan gizi (magnesium dan kalsium) yang cukup jumlahnya untuk menangkal insomnia. Defisiensi magnesium dan kalsium menyebabkan tidur tidak nyenyak.

Sebenarnya fungsi magnesium adalah merelaksasi otot. apabila otot kaku, timbul rasa ngilu-ngilu yang membuat badan terasa sakit. Kalsium yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan tulang juga dapat dimanfaatkan untuk menenangkan pikiran. Kalsium berdampak calming effect. Jadi, kondisi kecemasan atau stres dapat dikurangi dengan magnesium dan kalsium.

Hormon melatonin bermanfaat membuat tidur lebih nyenyak. Saat ini sudah ada produk suplemen yang mengombinasikan magnesium, kasium, dan melatonin. Vitamin B kompleks dapat membantu penderita insomnia karena mendorong tercapainya kondisi istirahat.

Diet sehari-hari juga perlu diperhatikan. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti roti, crackers, atau bagel dapat membantu tidur anda. Lawan dari karbohidrat kompleks adalah karbohidrat sederhana seperti gula.

Mengapa karbohidrat kompleks bermanfaat ? karena ternyata zat gizi tersebut dapat memacu pengeluaran serotin, yaitu suatu neurotransmitter otak yang merangsang rasa kantuk.

Segelas susu hangat dan madu juga dapat menjadi obat mujarab agar lebih lelap tidur. susu banyak mengandung asam amino triptofan yang dapat membantu pengeluaran serotin sehingga memudahkan tidur. Triptofan juga memacu pengeluaran hormon melatonin.

Suplemen triptofan telah dilarang di AS karena pernah menyebabkan penyakit gangguan darah serius akibat produknya terkontaminasi. Namun, tidak ada risiko bagi orang-orang yang mau mengonsumsi bahan makanan kaya triptofan seperti susu atau daging kalkun sebagai upaya mengurangi insomnia.

Orang-orang yang sulit tidur dianjurkan makan lettuce di malam hari. Lettuce mengandung subtansi terkait opium yang mempercepat kantuk, dan juga mengandung hyoscyarnin yang bersifat antikram. Makan malam hendaknya juga menyertakan kacang-kacangan dan ikan atau daging ayam. Jenis-jenis itu kaya akan niasin (vitamin B3) yang membantu pengeluaran serotonin.

Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan dengan bumbu menyengat, kafein, alkohol, karbohidrat sederhana (gula, sirup), makanan berpengawet, dan makanan kaleng. Gula dan sirup bersifat meningkatkan gula darah dan penghasil energi yang cepat sehingga akan mengganggu tidur.

Makanan berprotein tinggi seperti daging sapi dapat mencegah produksi serotonin sehingga terjaga terus-menerus. Monosodium glutamate (MSG) sebaiknya dihindari karena memunculkan reaksi stimulan.

Menghindari keju, cokelat, sayur bayam, dan tomat menjelang tidur juga dianjurkan. Semua itu mengandung tyramin yang merangsang keluarnya norepinephrine sehingga otak terjaga

_________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://warnet-kita.co.cc
 
Insomnia & Terapi untuk Mengatasinya
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Tips - tips untuk menghindari kecelakaan
» ::::(ASK) Ban Yang Cocok Untuk Ninin::::
» [WTS] Knalpot Yoshimura R-77 Carbon Full System untuk ZX-10R, Salah beli gan..
» Ninja untuk harian? Cocok gak?
» {ask}segitiga atas untuk streetfighter

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Warnet KITA :: Community :: Health Centre-
Navigasi: